matabangsa.com – Medan: Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional,melalui swasembada pangan, Babinsa Sertu Tresno Abadi memonitor pelaksanaan panen padi oleh Kelompok Tani Terpadu, di lahan tanam sawah Gang Rela lingkungan 3 Kelurahan Besar kecamatan Medan Labuhan. Kamis 27 Februari 2025.
Wilayah Koramil 0201-10/MM merupakan dataran rendah. Dan sangat potensial untuk persawahan non irigasi (Tadah hujan).
Baca Juga: Athase Pertahanan ASEAN di Indonesia Siapkan ACMMC 2025
Seiring berjalannya waktu, kecamatan Medan Labuhan memiliki areal persawahan yang masih memadai.Sehingga sebagian warga berprofesi sebagai petani.
Dengan adanya program pemerintah, khususnya mewujudkan swasembada pangan sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Babinsa Sertu Tresno Abadi secara bersinergi dengan Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL) . Memberikan perhatian dan dukungan kepada petani, mulai dari pengerjaan lahan, pembibitan,dan proses pemanenan padi dalam bentuk gabah.Khususnya kepada Kelompok Tani Terpadu di Kelurahan Besar.
Sinergitas Babinsa Sertu Tresno Abadi bersama Team PPL pasca pemanenan padi, dengan menyampaikan Badan Urusan Logistik (Bulog) telah menyerap gabah dari hasil panen padi para petani dengan harga Rp. 6500 per kilogram. Dengan harga tersebut, merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para petani dan mewujudkan swasembada pangan nasional.
Baca Juga: Sudah Hadir Podcast TV NU Medan, Kakan Kemenag: Puasa Kaitannya dengan Pembentukan Akhlak
Dengan dilaksanakannya monitoring panen padi tersebut, Babinsa Tresno Abadi optimis. Kesejahteraan petani semakin meningkat,dan merupakan upaya Babinsa Sertu Tresno Abadi mendukung program pemerintah,khususnya dalam rangka mewujudkan swasembada pangan Nasional.(***)
