matabangsa.com – Medan: Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Medan Labuhan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di beberapa kelurahan. Sebagai dampaknya, ratusan warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman, seperti rumah ibadah dan sekolah, Jumat 29 November 2024.
Banjir ini juga disebabkan rubuhnya sebagian kecil bantaran Sungai Deli, yang memperparah genangan di Kelurahan Martubung dan Pekan Labuhan. Data mencatat 300 warga dari lingkungan 25, 26, dan 27 serta lingkungan 1, 2, dan 3 di Kelurahan Pekan Labuhan mengungsi akibat banjir. Di Kelurahan Martubung, terdapat 50 orang pengungsi.
Sebagai bentuk solidaritas, personel Koramil 0201-10/MM mendistribusikan bantuan logistik berupa 185 kotak pop mie dan 300 kotak air mineral. Bantuan disalurkan pada Jumat dinihari (29/11/2024) untuk meringankan beban warga terdampak.
Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung di sejumlah titik pengungsian. Koramil 0201-10/MM fokus memberikan perhatian kepada pengungsi di wilayah binaannya yang paling terdampak. Bantuan tersebut menjadi kebutuhan mendesak bagi warga yang belum dapat kembali ke rumah.
Warga sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan personel Koramil 0201-10/MM. Bantuan ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan semangat moral bagi para pengungsi.
“Kami merasa terbantu dengan adanya bantuan ini. Terima kasih kepada Koramil yang peduli dengan nasib kami,” ungkap salah satu pengungsi di Kelurahan Pekan Labuhan.
Komandan Koramil 0201-10/MM menyampaikan, pihaknya terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana. “Kami berkomitmen membantu warga semampu kami, sekaligus mempererat silaturahmi di wilayah binaan,” ujarnya.
Distribusi bantuan diharapkan mampu mengurangi beban warga terdampak banjir. Selain itu, kegiatan ini memperkuat hubungan antara masyarakat dan aparat kewilayahan di Kecamatan Medan Labuhan.






