Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) antar Pokjawas di Lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kegiatan ini dilaksanakan di Ruangan Pengawas Kemenag Mandailing Natal, Panyabungan, Kamis (27/02).
Ketua Pokjawas Kemenag Madina, Suhyar, M.Pd, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membahas program kepengawasan serta laporan kepengawasan e-kinerja. Dalam rapat ini, para anggota Pokjawas melakukan evaluasi terhadap program-program kepengawasan yang telah dilaksanakan, serta menyusun strategi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan di masa mendatang.
Laporan kepengawasan yang menggunakan e-kinerja juga menjadi fokus utama, di mana anggota Pokjawas diharapkan dapat memanfaatkan teknologi untuk melaporkan hasil pengawasan secara lebih efisien dan transparan. Dengan penerapan sistem e-kinerja, diharapkan pengawasan dapat dilakukan secara real-time, sehingga mempermudah identifikasi masalah dan pengambilan keputusan yang tepat.
Rapat Koordinasi ini juga bertujuan untuk menyusun langkah strategis dalam mendukung keberhasilan kegiatan nasional. Selain meningkatkan kompetensi melalui sharing pengetahuan dan pengalaman antar anggota, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran pengawasan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Dengan kerjasama yang baik, Pokjawas diharapkan mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal, serta memastikan bahwa standar pendidikan yang ditetapkan dapat tercapai dengan baik.
Memastikan agar semua program yang telah direncanakan bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan. Kami berharap dengan adanya koordinasi yang lebih intens, pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang agama, pendidikan, dan keagamaan, dapat semakin optimal, ujar Suhyar
Ia menegaskan pentingnya peran pengawas dalam memastikan setiap program dan kegiatan yang tercantum dalam perjanjian kinerja dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Pengawas diharapkan dapat melakukan pemantauan yang lebih intensif dan memberikan rekomendasi perbaikan jika ditemukan hambatan atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program.
Selain itu, epengawas juga diharapkan dapat memberikan bimbingan teknis kepada satuan kerja terkait untuk memastikan pencapaian kinerja yang optimal, sehingga kontribusi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal pada sektor pendidikan dan keagamaan dapat dirasakan oleh masyarakat
Suhyar juga menekankan pentingnya pengawasan yang tidak hanya sekadar administratif, tetapi juga memastikan adanya peningkatan mutu proses belajar mengajar, serta perkembangan karakter dan spiritualitas peserta didik.
Dengan demikian, diharapkan para pengawas madrasah dapat memberikan bimbingan dan pengawasan yang efektif, bekerja sama dengan guru dan pihak sekolah, serta mendorong terciptanya lingkungan madrasah yang mendukung pertumbuhan siswa dalam berbagai aspek, baik akademik maupun non-akademik.
Baca Juga: Kembali Pegawai Kankemenag Sibolga Angkat Marwah, Terima Penghargaan KPPN
Rakor ini diharapkan dapat menjadi titik awal yang baik dalam merencanakan dan melaksanakan program-program Kementerian Agama yang lebih efektif, efisien, dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. (YAF)
