matabangsa.com – Medan: Danramil 0201-08/MA Kapten Arh Henry Johan Nainggolan bersama Babinsa menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 Tingkat Kecamatan Medan Amplas. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Abdi Praja Kantor Camat Medan Amplas, Jl. Garu III, Kel. Harjosari I, Medan Amplas, Jumat (17/01/2025).
Musrenbang ini dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa dan sambutan dari Camat Medan Amplas. Camat Medan Amplas secara resmi membuka kegiatan Musrenbang dengan mumbaka, simbol dimulainya acara.
Sesi berikutnya berupa penyerahan cendera mata kepada tamu undangan. Pemaparan materi dilakukan oleh tim narasumber yang berasal dari berbagai dinas terkait, seperti Dinas Bappeda, Dinas Perumahan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi UKM, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perhubungan Kota Medan. Para narasumber menyampaikan berbagai informasi terkait perencanaan pembangunan di tahun 2026.
Selanjutnya, masing-masing lurah se-Kecamatan Medan Amplas melakukan exposé terkait usulan pembangunan yang diajukan di wilayahnya. Usulan yang disampaikan didasarkan pada prioritas yang telah disepakati oleh pemerintah kecamatan bersama masyarakat, dengan fokus utama pada infrastruktur, ekonomi, dan sosial.
Pada sesi tanya jawab, warga diberi kesempatan untuk menyampaikan masukan dan pertanyaan mengenai pembangunan yang akan datang. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta yang hadir, sebagai tanda kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan Kecamatan Medan Amplas.
Hadir dalam kegiatan ini selain Danramil 0201-08/MA, juga Camat Medan Amplas, lurah se-Kecamatan Medan Amplas, tim narasumber dari berbagai dinas, serta perwakilan dari Puskesmas, Koordinator PPLKB, K3S, PKK, Forum Anak, dan tokoh masyarakat setempat.
Musrenbang ini merupakan ajang penting untuk merumuskan prioritas pembangunan di Kecamatan Medan Amplas. Berdasarkan diskusi yang berlangsung, beberapa usulan yang diprioritaskan antara lain pembangunan infrastruktur, pengembangan ekonomi lokal, dan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.






