matabangsa.com – Patumbak: Babinsa Koramil 0201-14/PB, Serka Wilopo, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di ladang ubi kayu milik salah seorang petani di Desa Patumbak I. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya ubi kayu sebagai salah satu alternatif ketahanan pangan, khususnya di saat sumber pangan lain sulit diperoleh, Senin (20/01/2025).
Serka Wilopo menjelaskan bahwa ketahanan pangan tidak terbatas pada komoditas seperti padi, jagung, kedelai, atau sagu. “Ubi kayu juga memiliki nilai penting dalam ketahanan pangan karena kandungan karbohidratnya yang tinggi mampu menjadi sumber energi bagi tubuh manusia, terutama di saat musim paceklik,” katanya.
Dalam kunjungannya, Babinsa turut membantu warga memanen ubi kayu. Ia juga mengapresiasi para petani yang terus berinovasi dalam memanfaatkan lahan untuk menanam ubi kayu, baik untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari maupun untuk dijual ke pabrik sebagai bahan baku tepung.
“Ubi kayu yang dipanen ini sebagian besar diolah menjadi tepung di pabrik, kemudian didistribusikan ke masyarakat sebagai bahan baku berbagai produk makanan. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran petani dalam menjaga pasokan pangan,” tambahnya.
Babinsa juga mengingatkan warga untuk terus menjaga semangat bertani dan memanfaatkan hasil panen sebaik-baiknya. “Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan bercocok tanam seperti ini, kita turut menjaga ketersediaan bahan pangan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Salah seorang petani, Bapak Hariono, mengungkapkan kebanggaannya atas perhatian yang diberikan oleh Babinsa. “Kami merasa termotivasi dengan kehadiran Babinsa yang selalu memberikan dukungan kepada petani. Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan pertanian,” katanya.
Di tempat terpisah, Danramil 0201-14/PB, Kapten Inf Marno, menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan adalah bagian dari tugas TNI di wilayah. “Babinsa tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam upaya menjaga ketahanan pangan. Langkah ini penting untuk memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi,” jelas Danramil.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat dapat memberikan dampak positif dalam berbagai aspek, termasuk di sektor pertanian. Serka Wilopo berharap kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan, sehingga para petani semakin termotivasi untuk berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.
“Semoga para petani kita sukses dalam bertani dan menjadi pilar utama ketahanan pangan di daerah ini. Mari kita doakan bersama agar usaha mereka selalu diberkahi,” pungkas Serka Wilopo.
