matabangsa.com – Medan: Dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2024, Babinsa Koramil 0201-06/MS bersama tiga pilar melaksanakan kegiatan gotong royong di Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (20/12/24). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Medan Sunggal, Irfan Abdillah, S.STP, dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat.
Gotong royong dimulai dengan apel pengecekan peserta yang dipimpin oleh Camat. Setelah itu, peserta dibagi ke beberapa sektor untuk membersihkan Jalan Satria, Jalan Hanura, dan Jalan Bukit Barisan. Babinsa Koramil 0201-06/MS yang dipimpin oleh Peltu Subiyanto turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Camat Medan Sunggal menegaskan, kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu, gotong royong juga diharapkan dapat melestarikan budaya kerja sama di tengah masyarakat. “Lingkungan yang bersih akan mencegah penyebaran penyakit,” ujar Irfan Abdillah.
Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan parit, pengangkatan sampah, pemotongan rumput liar, dan pemaprasan dahan yang menghalangi jalan. Sampah-sampah yang dibersihkan berasal dari perilaku warga yang tidak bertanggung jawab dalam membuang sampah.
Kegiatan gotong royong ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Sekretaris Kecamatan Sri Jumiati Harahap, S.STP, para lurah, Babinsa Koramil 0201-06/MS, Bhabinkamtibmas Aiptu Adi Trino, Tim P3SU, dan kepala lingkungan setempat. Warga masyarakat juga antusias ikut serta dalam kegiatan ini.
Babinsa Peltu Subiyanto menyampaikan bahwa gotong royong merupakan upaya bersama untuk menciptakan kebersihan lingkungan. “Kami ingin mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar untuk menjaga kebersihan lingkungan. Camat Medan Sunggal juga mengimbau agar warga tidak membuang sampah sembarangan. “Gotong royong ini adalah langkah awal untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang sehat,” tambahnya.
Kegiatan gotong royong ditutup dengan pengangkatan sampah terakhir di parit utama Jalan Bukit Barisan. Seluruh pihak yang terlibat berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di masyarakat.(dave)
