Babinsa Koramil 0201-02/MT Dampingi Kegiatan Makan Bergizi Gratis di Medan Timur
Medan, 29 Juli 2025 — Dalam rangka mendukung program pemenuhan gizi anak dan keluarga prasejahtera, Babinsa Koramil 0201-02/MT, Serda Nurdi Hasibuan, melaksanakan pendampingan kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Selasa pagi, 29 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan sasaran utama anak sekolah dan keluarga 3B (Bumil, Busui, dan Balita) di wilayah Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.
Sebanyak 20 sekolah menjadi penerima program makan bergizi, dengan total penerima manfaat mencapai 2.950 siswa. Distribusi makanan mencapai 3.136 porsi, mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, hingga SMA dan pesantren. Menu yang disajikan antara lain nasi putih, ayam semur, tempe, sayur lodeh, dan buah salak. Program ini mendapat sambutan positif dari para guru dan siswa yang merasa terbantu dalam pemenuhan gizi harian.
Selain siswa sekolah, program MBG juga menyasar kelompok masyarakat rentan melalui distribusi 3B. Sebanyak 186 porsi makanan bergizi dibagikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di dua kelurahan, yakni Pulo Brayan Bengkel Baru dan Pulo Brayan Darat II. Menu yang diberikan terdiri dari promina puffs, susu, telur rebus, dan pisang, dengan harapan mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Babinsa Koramil 0201-02/MT, Kepala Dapur SPPG, anggota SPPG, serta para guru sekolah yang turut mendampingi proses distribusi makanan. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program-program sosial dan kesehatan yang dicanangkan pemerintah.
Serda Nurdi Hasibuan mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung program gizi nasional serta menciptakan generasi sehat dan kuat sejak usia dini. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke wilayah lain, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Kegiatan berakhir pukul 13.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat tampak nyata dalam pelaksanaan kegiatan ini, sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan aparat kewilayahan.
